Saturday, June 05, 2010

Dear God

hi God! look down here! here! noo, not there, but here! take a right, right... noo that's left. to the right ah--yes, here! okay, now you see me, right? I'm a girl with the "euphoria 20". I'm not a good looking one. yes, now You've got me right.

okay, now, please sit next to me. or in front of me. or maybe everywhere around me you like. please just don't sit away from me.

okay. *deep sigh*
actually I need to tell you a story. a story about a woman who's been waiting for a man for almost 2 years long with struggle and pain. and happiness a lil bit. now, where should I start the story? ummh... okay, here......

they firstly met in the same organization. the man was nothing so impressive but the woman was so in love to him, until today. until the last of my story you're listening. until 50 more years perhaps. okay, just leave it there.

the woman wasn't so attractive too. but she was attractively so in love with the man. they had a good friendship since then. but there are reasons why they couldn't make it better, why they couldn't make it more than just a friendship.

the woman was so shy. she couldn't tell him what's been bothering her. she couldn't let her feeling out. all she did was nothing, but being the best friend for him, giving almost everything he need. she didn't text regularly, rarely made a phone call, hardly chatting, or even communicating with the "wall".

she was too ashamed. she did actually, giving the signal that she was in love with him--many times. but poor her, my dear God, he couldn't feel it. or he just didn't wanna feel it. wallahualam.

my dear God, she would do anything to him. she was so in love with him don't You notice that? I can't help it, I feel sad every time she feels sad. but I just can't tell You the details (let me just email You about the details. don't forget to text me your email okay)

now, can I make a wish my dear God? I wish You can look down to this woman, appreciate what she's gone through, help her to build her dreams, lessen her pain, hand her a loving help to make her love come true, accompany her every time she feels sad, hug her with Your warm-big-caring hug, and oh, tell the man she is in love with to notice the love she has for him. I wish they would be a great great great loving couple.

I hope You're not too busy for making my wishes true, God. because there's no other I could lay on but You.

okay, now You can leave. thanks for listening to my story, God. not that interesting but hopefully You know the meaning. and I always know You do.

Dear Allah,
Thank You ;)

Catatan Si Boy

haaaaalllooooooooooo..... :3

ini adalah kucingku.



namanya Boy Sitampan. ya ya yaaa, kalian yang pernah mampir pasti mengira kalau kucing malas nan ganteng ini adalah seekor Angora Peak Nose betina bernama Chika Laura. tidak, tidak, Boy tidak pernah operasi trans gender. dia pun bukan seekor kucing korban salah kromosom seperti yang lagi anyar diberitakan. ini semua, kesalahan pengiraan jenis kelamin pada si kucing ganteng, adalah salah gue. dan salah om gue.

om gue yang lagi sarap kesamber petir baiknya, ngasi gue seekor kucing angora peak nose berumur 3 bulan di suatu hari pada bulan April 2009. "ini cewek kak, soalnya om punya sodaranya ini di rumah. mirip juga warnanya, tapi yang om punya yang cowok. yaudah yang cewek om kasi ke kakak aja. kan kakak punya kucing yang putih itu kan *mengarah pada si chiko, pejantan tulen*? jantan kan dia?" kata om gue pas gue tanya kelamin si boy dulu.
naaaah, sejak saat itulah gue berpegang teguh pada kata kata om gue bahwa si Boy itu--dulu--adalah seekor betina.

anyway, let's just not talking about how or why or when I knew about Boy's gender truth. I will tell you some about me having a super lazy cat like Boy Sitampan.

the first and laziest thing I've ever seen in a cat is this:



get closer :



okay, this is what I've been calling "Super Lazy Cat". liat aja gayanya makan. itu si Boy makan sama leha leha tiduran dijadiin satu saking malesnya. biasanya, kalo dia udah selesai makan, itu tempat makanan digeser pake kaki depannya terus dia tidur deh. -_____-


moreover, he could spend more than 10 hours of sleeping! compared to my Raden Mas Billy, he wasn't this lazy. he was lazy, but not this lazy that he could spend more than 10 hours of sleeping nor he ate the way boy eats.


oh, by the way, Boy is now 1 year 2 months old, and he stays virgin. poor him. gue pernah coba jodohin dia dengan seekor kucing betina punya tetangga tante gue, namanya Rachel. panggilannya Acel. si Acel sengaja diinepin di rumah gue biar kenalan sama si Boy, and hopefully they would make out. eh tapi si boy malah marah marah. ngerasa rumahnya dimasukin kucing asing.


kalo ada yang punya kucing betina mau doooonnngggg, comblangin aja nih sama si boy. dijamin anaknya lucu, cantik, ganteng dan ngegemesin *dan malas* persis bapaknya!


okay, I think it's enough introducing si Boy. catch ya next post! ;)

Wednesday, March 10, 2010

Chika : Pejantan yang Disangka Betina

Hallo!

gue, sebagai empu aslinya blog ini, cuma mau bikin suatu pernyataan bahwa :

Chika Laura, kucing yang selama ini gue sangka betina, BUKANLAH kucing betina, melainkan KUCING PEJANTAN.

ceritanya panjang deh, dan gue juga lagi males ceritainnya.

sekarang dia bernama Choki "Boy" Sitampan. hahaha :D

haduuh. kenapa yaa jadi males banget ngapa ngapain. makin deket dengan umur berkepala dua, tapi makin males ngapa ngapain. argh.

daaaah

Sunday, September 27, 2009

Diary of Chika Laura : Seeing Life in a Female Cat's Eyes



HALLO!


aku Chika Laura. lagi lagi Chika Laura. aku adalah seekor kucing angora peak-nose berumur 9,5 bulan, menyukai warna pink, dan bercita-cita menjadi balerina.

kata kakakku, aku tuh ngegemesin, lucu, gendut, cantik tapi bandel. soalnya aku suka boboan di tanah berumput di halaman belakang rumahku, sama di tempat jemuran yang lembab. makanya aku dibilang bandel sama kakak. abis enak sih bobo disitu gak ada yang gangguin :3

gara gara itu aku dibilang bandel sama kakak. tapi tetep aja aku cantik :>

aku kalo bobo kata kakak suka ngorok. padahal sih enggak. aku cuma purr purr purr gitu doang kok, nggak ngorok.

oia. kakakku yang namanya fany tuh suka aneh deh. ssstt jangan bilang bilang yaa kalo aku bilang dia aneh hihi. abisnyaaa, dia suka bilang 'Chika, sini mana tangannya? salaman dulu dong sama kakak.' aneh kan dia? ya jelas jelas aku gak punya tangan. empat-empatnya yang aku punya ya kaki semua. duuh kakak nih -,-


namaku adalah Chika Laura dan aku sangat suka namaku. aku adalah kucing angora peak-nose yang penakut dan sangat menyukai membunuh cicak. kata kakak, aku adalah Dewi Pencabut Nyawa bagi cicak cicak. :3

udah ah, segitu dulu aku nulisnya. sampai bertemu lagi.



ADIOS!

Saturday, September 26, 2009

Diary of Chika Laura

HALLO!

namaku Chika Laura. umurku sampe bulan September 2009 ini 9,5 bulan. aku adalah kucing angora peak-nose.

dua hari ini aku diajak berlibur sama keluargaku ke rumah aku yang satunya lagi. tempatnya jauuuhhh banget. kata kakak fany sih rumahnya ada di Serang. aku gak tau deh Serang itu dimana. yang aku tau tempatnya jauh banget! dulu sih aku udah pernah kesana sama Chiko, kucing jantan warna putih yang dijodohin sama aku. tapi itu dulu, waktu aku masih kecil. sekarang aku dateng kesini sendirian--untuk seekor kucing piaraan yang ikut sama majikannya. kenapa ya Chiko gak diajak juga sama kakak?

aku kesana naek kotak berjalan. aduuhh aku sebenernya gak suka naek kotak berjalan itu. tapi mau gimana lagi. tempatnya sempit padahal orangnya ada banyak. barang bawaannya juga banyak. tapi lumayan deh, di dalemnya dingin, empuk lagi tempat duduknya. selama perjalanan naek kotak berjalan itu, aku liat banyak kotak berjalan laen yang lalu lalang. apa mereka mau ke Serang juga ya? hmm...

malem malem pas sampe di rumahku yang satunya lagi, aku langsung disuruh makan. aku sih gak pernah nolak kalo disuruh makan. apalagi kalo disuguhin Royal Canin hmmmm yummy sluurpp! sayang kakak cuma bisa kasih Royal Canin sekali dua bulan. kata kakak mahal banget harganya.

Ya Allah, semoga kakak diberi rezeki yang banyak biar kakak bisa beliin Chika makanan enak ini terus. amin.

abis makan, aku langsung tidur, sekamar sama keluargaku. purrrrr~

besok paginya.......

aku bangun pagi pagi. papah mandi soalnya dia mau ke kantor. heran deh, kenapa sih manusia suka banget mandi pake aer? iiih, aku gak suka deh mandi pake aer. kakakku tuh ya, sukaaa banget mandiin aku pake aer. gak tau apa dia, aku kan kucing; binatang yang paling suka sama kebersihan. kalo badanku udah kotor, aku kan bisa bersihin badanku sendiri. gak perlu pake aer.

abis papah pergi ke kantor, aku ikut mamah belanja di tukang sayur depan rumah. waah, ternyata sebelah kiri rumahku lapangan yang luaaaasss banget. Chiko pasti suka nih maen disini. sayang dia gak diajak.

hari pertama liburanku ini badanku gak enak banget. lemes deh rasanya. kayaknya aku mabok deh gara gara naek kotak berjalan. seharian di hari pertama kerjaanku tidur. aku gak nafsu makan. kak fany berisikin aku terus biar aku makan, tapi aku lemes banget. sampe sampe kak fany selimutin aku, katanya biar aku gak kedinginan.

yang aku sebelin di hari pertama liburanku ini, selain aku gak enak badan, aku ditinggalin selama 4 jam lebih sama keluargaku pas aku lagi sakit! mana dirumah gelap, dingin, sendirian lagi! aku kan kucing yang penakut! huhuuhuuu... :<

besok paginya lagi.......

aku bangun pagi pagi lagi. aku ikut mama lagi belanja di tukang sayur yang naek motor di depan rumah, persis setelah papa berangkat kerja. aku maen maen di halaman depan rumah. udaranya seger. lebih seger daripada rumahku yang di Bekasi. lebih lebih lebih lebih seger lagi udaranya daripada udara di rumah lama ku di Slipi.

aku kejar kejaran sama cangcorang, sama jangkrik, sama belalang, sama kupukupu. aku maen sama semut item yang gede. aku lari larian ke depan sampe ke halaman belakang rumah, walaupun luasnya gak sama kayak dirumahku yang di Bekasi atau di Slipi. aku pelototin semua kucing yang lewat depan rumahku, biar mereka gak masuk ke rumahku. aku maenan tali. aku panjat tembok sana sini. waah, pokoknya hari kedua liburanku ini aku seneng banget deh!

tapi ada satu yang bikin aku ngeri ngeliatnya.
yaitu MBEK.

kak fany yang bawa aku ngeliat mbek di depan rumah. dia bilang, 'Chika, Chika, sini Chik, liat mbek di depan!' sambil gendong gendong aku pas aku lagi santai ngeliatin semut item yang lagi jalan jalan.

mereka itu gede, berkali kali lipat gedenya daripada aku. walaupun aku liat mbek yang masih kecil, tapi tetep aja mereka lebih gede. dan lebih bau. lebih berisik. lebih nyeremin. mereka punya bulu bulu di dagunya. mereka juga punya tanduk diantara telinganya. pokoknya mereka bikin aku takut deh. hiiy...

sore sore, pas papah pulang kantor, kakak-kakakku, mamah sama papah langsung ngeberesin barang-barang dan masukin semuanya ke kotak berjalan itu. kak fany bilang kita pulang sekarang. aaaaa kakak, Chika masih mau liburan! :<


dan yaah, berakhirlah sudah liburanku yang menyenangkannya cuma sehari. kapan kapan aku mau ikut kalo diajak kesini lagi. tapi bukan buat liat mbek, buat liburan.


ADIOS!